Dasar pecahan dari total dana
Cara paling sederhana menentukan ukuran adalah menghitungnya sebagai pecahan tetap dari total dana, misalnya satu sampai lima persen, dan membulatkannya ke bawah. Pendekatan ini menjaga besar langkah tetap sebanding ketika dana bertambah atau berkurang. Persentase dipilih setelah menilai seberapa cepat dana boleh habis dalam kondisi terburuk, bukan dari keinginan memperoleh hasil cepat dalam beberapa sesi saja.
Jumlah langkah yang tersedia
Dari angka ukuran tersebut, hitung berapa langkah yang tersedia sebelum dana habis, misalnya dua puluh sampai seratus. Jumlah langkah ini lebih penting daripada nilai rupiahnya karena menentukan kemampuan bertahan melewati rangkaian hasil buruk yang wajar. Jangan memilih ukuran yang hanya menyisakan lima langkah, sebab variasi acak biasa sudah cukup untuk menghabiskan seluruh dana dalam waktu sangat singkat.
Kenapa tidak menaikkan ukuran
Menambah ukuran setelah kekalahan, dengan alasan mengejar pemulihan, menaikkan risiko secara geometris dan memperbesar peluang kehilangan seluruh dana. Ukuran tetap adalah disiplin paling sederhana yang bisa dijelaskan dan diperiksa. Menaikkan ukuran secara berjenjang dan terencana, berdasarkan aturan tertulis serta evaluasi berkala, berbeda dari menaikkannya karena emosi setelah beberapa hasil buruk berturut turut.
Menyesuaikan saat dana berubah
Ketika dana turun di bawah ambang yang ditetapkan, ukuran perlu dihitung ulang dari saldo baru, bukan dari angka lama. Kebiasaan menurunkan ukuran saat dana mengecil adalah bagian dari pengelolaan risiko yang mencegah habisnya dana pada satu sesi. Sebaliknya, kenaikan ukuran hanya dilakukan setelah beberapa periode evaluasi dan tidak dipicu oleh satu hasil baik semalam.
Artikel terkait
- Memisahkan dana hiburan dari dana kebutuhan
- Mengelola tekanan psikologis setelah kekalahan
- Mencatat dan mengevaluasi pengeluaran hiburan secara berkala